Maintenance

Service Kompresor

Kerusakan Pada Kompresor Udara – Bagian 2

Setelah membaca kerusakan pada kompresor udara bagian sebelumnya, selanjutnya akan ada bagian ke dua. Bagian kedua ini juga akan melanjutkan pembahasan mengenai kerusakan yang biasa terjadi pada kompresor. 5. Kebisingan atau Getaran Yang Tidak Biasa Suara keras atau getaran yang keluar dari kompresor bisa menjadi tanda akan adanya masalah yang merupakan kerusakan internal. Sebuah perbaikan dibutuhkan untuk mencegah datangnya masalah yang lebih buruk. Suara dan getaran itu sendiri dapat disebabkan oleh: Bagian yang longgar: Kencangkan dan sesuaikan baut, belt, atau katrol yang longgar atau tidak sejajar. Crankcase yang rusak:Periksa crankcase dari kerusakan atau butuh lebih banyak oli atau apa perlu diganti semuanya Pemasangan yang tidak tepat: Kompresor yang tidak terpasang dengan aman pada dudukannya dapat bergerak dengan berisik saat digunakan. Kencangan kembali baut atau pasang bantalan jika diperlukan. Masalah pada oli mesin:Masalah dengan penggunaan oli bisa sangat merusak kompresor. Masalah oli yang paling umum yaitu waktu pakai oli yang relative singkat. Jika oli tidak bertahan sesuai dengan masa pakainya mungkin bisa jadi disebabkan oleh beberapa faktor termasuk penyumbatan saluran masuk, kebocoran oli, dan kekentalan oli yang tidak tepat. Baca Lebih Lanjut : Kerusakan pada Kompresor Udara – Bagian 1 6. Emisi yang sangat panas Ketika kompresor mengeluarkan udara yang terlalu panas bisa merusak benda atau permukaan yang mungkin bersentuhan. Mekanisme internal kompresor juga bisa berisiko. Panas udara yang ekstrim dapat disebabkan oleh hal-hal berikut: Kotoran menumpuk di dalam kompresor Kompresor ditempatkan di tempat yang panas atau ventilasinya buruk Gasket kepala dan klep sudah aus Kompresor memiliki asupan udara yang terbatas Nah, di atas adalah lanjutan dari bagian 1 dari kerusakan pada kompresor udara. Semoga informasi dan artikel di atas bisa bermanfaat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kompresor atau service bisa langsung hubungi nomor yang sudah disediakan atau info di bawah.  Learn More : Contact Us

Service Kompresor

Kerusakan Pada Kompresor Udara

Meskipun sudah dijaga dan dirawat dengan baik, kadang masih ada saja hal-hal yang bisa memicu kerusakan pada sebuah kompresor Angin. Seperti kebanyakan mesin lainnya, jika sebuah mesin digunakan secara intensif maka kompresor udara akan memerlukan perawatan yang lebih ekstra lagi. Berikut kami rangkumkan artikel yang membahas tentang kerusakan pada kompresor udara yang sering terjadi. Sehingga anda dapat langsung memperbaikinya. 1. Compressor Failure atau kegagalan pada kompresor Kompresor udara yang tidak bisa menyala atau gagal saat start adalah salah satu masalah yang paling mendasar. a. Kompresor Gagal Untuk Memulai Jika kompresor gagal untuk memulai biasanya adalah akibat dari masalah pada power supply seperti kabel daya yang terputus atau saklar yang non aktif. Sebelum mulai Pastikan periksa tombol daya dan saklar. Selain kekurangan daya listrik, kompresor juga dapat gagal jika tidak memiliki tekanan udara yang cukup. Jika hal ini terjadi bisa periksa pengaturan tekanan masuk dan disesuaikan. Mungkin bisa juga disebabkan karena kekurangan bahan bakar. Penting untuk memeriksa atau mengganti cairan kompresor agar tangka tidak kosong. b. Kompresor gagal untuk berhenti Seharusnya kompresor berhenti beroperasi jika tangka sudah mencapai titik cut-off. Jika tidak berhenti secara otomatis maka bisa jadi karena katup Pelepas tekanan rusak atau saklar daya rusak. Saat katup tidak berhasil melepaskan tekanan kompresor akan terlalu bertekanan untuk berhenti bekerja, dan ini dapat menyebabkan kerusakan yang serius pada mesin. Dalam hal ini cut-off daya dan ganti katup. Pada kasus lainnya saklar daya yang rusak mungkin gagal memberikan sinyal pemutusan ke kontrol internal. Solusinya adalah dengan memiliki saklar yang baru. c. Kegagalan untuk memberikan tekanan yang memadai Jika kompresor aktif tetapi tidak menghasilkan tekanan udara apapun, bisa jadi ada masalah dengan pompa pemasukan udara. Atau ada masalah dengan gasket antara kompartemen kompresor bertekanan rendah dan tinggi. Baca Lebih Lanjut : Service Kompresor Angin Bekasi 2. Kompresor Macet Jika kompresor beroperasi secara efisien dalam waktu yang singkat dan sering kehabisan tenaga sebelum waktunya mungkin jawabannya adalah masalah pada motor kompresor. Kompresor juga bisa macet karena membagi porsi daya dengan mesin lain. Penyebab lainnya adalah katup unloader kompresor. Untuk mengetahui penyebab pastinya biasanya buka tangka untuk mengalirkan air dan biarkan udara yang masuk keluar. Lalu setelah itu tutup dan nyalakan kembali. Jika hasilnya tetap macet maka katup kompresor harus diganti. 3. Kebocoran Jika kompresor dinonaktifkan ketika tangki penuh dan melihat bahwa pengukur menunjukkan tekanan yang lebih rendah berarti kompresor mengalami kebocoran. Untuk melihat sumber kebocoran coba dengarkan apakah ada suara mendesis atau tidak. Biasanya kebocoran terjadi saat katup tidak menutup sepenuhnya. Jika pengukur tekanan terus drop saat tangki dimatikan periksa kondisi katup dan ganti jika perlu. 4. Tekanan dan masalah pada aliran Masalah pada tekanan atau aliran biasanya akan lebih sukar untuk dideteksi. Mungkin mesin akan terlihat biasa saja dan bekerja dengan benar. Namun, kompresor dapat menumpuk terlalu banyak udara atau tidak ada sama sekali. Atau bisa dikatakan jika tekanan hanya dapat mencapai PSI tertentu. Untuk masalah ini suku cadang seperti katu tekanan, gasket, dan check valve mungkin terganggu. Periksa spare part tersebut dan ganti jika sudah melebihi lifetime. Nah, di atas adalah beberapa kerusakan yang bisa terjadi di compressor. Tapi perlu diingat bahwa poin-poin di atas belum semua yang dituliskan. Simak bagian 2 dari Kerusakan Pada Kompresor untuk informasi lebih lanjut. Learn More : Contact Us Baca Bagian Selanjutnya

Logo Kojisha Innotiv Indonesia

© 2026 – PT Kojisha Innotiv Indonesia

Scroll to Top